Selasa, 15 Oktober 2019

Gejala Hepatitis Pada Anak Bayi dan Balita

Hepatitis adalah salah satu penyakit menular yang mana bisa menjadikan tubuh dari sang penderita merasa lemas. Selain bisa menular pada orang dewasa, hepatitis juga bisa menular pada usia anak-anak. Oleh sebab itu sebagai orang tua Anda wajib tahu beberapa gejala hepatitis pada anak terutama untuk usia bayi dan balita. Berikut beberapa di antaranya.

Gejala Hepatitis Pada Anak Bayi dan Balita

1.      Tubuh Jadi Kuning
Bagi anak, bayi dan balita yang terserang infeksi hepatitis, mereka akan mengalami beberapa perubahan. Salah satu perubahan tersebut yakni warna tubuh menjadi kuning, atau biasa dikenal juga dengan penyakit kuning.

Penyebab warna tubuh anak jadi kuning disebabkan karena peningkatan bilirubin yang mana tercampur dengan darah. Pada bayi umumnya akan terjadi pada usia 1 hingga 2 bulan. Penyakit kuning juga bisa terjadi pada saat aliran empedu dari hati telah mengalami penyumbatan di saluran empedu. Karena empedu penting dalam pencernaan lemak serta penyerapan vitamin yang larut di lemak.

2.      Demam
Gejala awal selain tubuh berubah jadi berwarna kuning yakni demam. Banyak sekali orang yang terjangkit infeksi hepatitis ditandai dengan gejala awal demam. Demam mengakibatkan bagian tubuh akan mengalami suhu naik dan turun, bahkan dapa disertai dengan flu. Demam bisa menyerang siapa saja, baik itu pada orang dewasa, anak kecil maupun bayi sekalipun.

3.      Seni Berubah Warna
Pada umumnya air seni tergolong sehat yakni memiliki warna kuning. Namun untuk orang yang mengalami gejala hepatitis, akan ada perubahan warna pada air seni yakni jadi cokelat pekat dan gelap.

Untuk itu sebagai orang tua Anda harus waspada jika anak mengalami semacam perubahan warna pada air seni. Karena ada kemungkinan itu adalah gejala hepatitis pada anak. Urine berubah warna dikarenakan hati tidak bekerja secara baik, garam yang ada di empedu seharusnya tidak ada atau dihilangkan lewat feses malah dibuang lewat urine.

4.      Mual Muntah
Gejala hepatitis yang ada anak usia bayi dan bayi juga dapat ditandai dengan mual dan muntah. Penyebab gejala ini karena telat makan, masuk angin atau juga memiliki mag. Sehingga bukan sekadar orang dewasa yang dapat mengalami rasa mual, anak-anak juga bisa merasakannya, namun biasanya orang tua kurang menyadarinya

5.      Tubuh Anak Melemah
Anak menderita hepatitis umumnya akan semakin melemah bahkan juga berat badannya akan semakin menurun secara. Ini diakibatkan karena buah hati kehilangan nafsu makan secara signifikan. Secara otomatis energi maupun nutrisi yang dikeluarkan tubuh menjadi jadi tidak optimal.

Di atas adalah beberapa gejala hepatitis pada anak termasuk juga usia bayi dan balita. Jika Anda menemukan beberapa gejala di atas maka wajib lebih waspada. Namun jauh lebih baik Anda membawa ke dokter untuk memperoleh hasil yang tepat sehingga jika memang benar anak akan ditangani dengan benar.

Bagikan

Jangan lewatkan

Gejala Hepatitis Pada Anak Bayi dan Balita
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.